DaerahHEADLINEKecamatan STM HilirPinggir Bantaran SungaiTernak ayamTidak memiliki izin PBG

Warga Desak Hentikan Pembangunan Ternak Ayam di Dusun II Desa Siguci STM Hilir Diduga Tanpa Izin PBG

Di tengah tantangan pembangunan yang terus berkembang, warga Dusun II Beranti, Desa Siguci, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang, mengungkapkan keprihatinan mendalam terkait proyek pembangunan ternak ayam yang digelar di wilayah mereka. Proyek ini dianggap mencurigakan karena diduga tidak memiliki izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) serta kelengkapan dokumen Uji Kelayakan Lingkungan (UKL) dan Uji Pencemaran Lingkungan (UPL). Hal ini memicu kekhawatiran di kalangan warga akan dampak negatif yang bisa ditimbulkan terhadap lingkungan sekitar.

Persepsi Masyarakat Terhadap Pembangunan Ternak Ayam

Pada Rabu, 15 April 2026, Jasuma Ginting, salah satu warga setempat, menyampaikan keprihatinan ini kepada awak media. Ia menjelaskan bahwa lokasi yang dimanfaatkan untuk pembangunan kandang ayam dioperasikan oleh seorang pengusaha yang dijuluki “bermata cipit”. Lokasi tersebut berada tepat di atas garis bantaran sungai Lau Belumai, yang menambah kekhawatiran akan potensi pencemaran lingkungan.

“Kondisi ini sangat memprihatinkan, karena ada kemungkinan besar bahwa sisa limbah dari usaha ternak ayam ini akan dibuang ke sungai Belumai, berpotensi mencemari air yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat sekitar,” ungkap Jasuma dengan nada penuh kekhawatiran.

Respon Warga Terhadap Pembangunan

Warga Dusun II Beranti merasa gelisah dengan keberadaan proyek ini, terutama karena tidak adanya papan informasi mengenai PBG yang biasanya dipasang di lokasi proyek. Jasuma meminta kepada Bupati Deli Serdang, Asri Luddin Tambunan, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk segera turun tangan dan menghentikan kegiatan pembangunan ini. “Keberatan kami bukan tanpa alasan, sebab pembangunan ini berada di atas garis bantaran sungai, dan kami khawatir limbahnya akan berdampak pada kualitas air,” tegasnya.

Pentingnya Izin Lingkungan dalam Pembangunan

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) GMAS Sumut, Jurlis Daud, juga memberikan suara terkait masalah ini. Ia mendesak Satpol PP Kabupaten Deli Serdang untuk mengambil tindakan tegas terhadap pengusaha yang terlibat dalam pembangunan ini. “Kita harus merujuk pada Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH), yang mengatur pencemaran lingkungan, termasuk air sungai di Indonesia,” jelasnya.

Menurut Jurlis, aturan tersebut melarang pembuangan limbah berbahaya ke sungai dan menetapkan sanksi bagi pelanggar. “Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 juga mempertegas pengelolaan kualitas air yang harus dipatuhi,” sambungnya.

Rekomendasi Teknis dan Prosedur Pembangunan

Lebih lanjut, Jurlis menekankan pentingnya pengusaha ternak untuk memiliki izin Rekomendasi Teknis (Rekomtec) dari Badan Wilayah Sungai (BWS). “Sesuai prosedur, BWS memiliki otoritas untuk menentukan batas garis bangunan yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS). Tanpa izin tersebut, proyek ini jelas melanggar ketentuan yang ada,” tambahnya.

Potensi Dampak Lingkungan dari Pembangunan Ternak Ayam

Pembangunan ternak ayam yang dilakukan tanpa izin dapat memiliki dampak jangka panjang yang signifikan terhadap lingkungan. Limbah yang dihasilkan dari proses ternak berpotensi mencemari sungai dan sumber air yang digunakan oleh masyarakat setempat. Selain itu, pencemaran tersebut dapat mempengaruhi kesehatan masyarakat dan ekosistem sekitar.

  • Pencemaran air sungai yang dapat mempengaruhi kualitas hidup masyarakat.
  • Risiko kesehatan akibat limbah ternak yang mengalir ke sungai.
  • Dampak negatif terhadap ekosistem sungai dan kehidupan ikan.
  • Penurunan kualitas tanah di sekitar area pembangunan.
  • Ketidakpuasan masyarakat yang merasa tidak dilibatkan dalam keputusan pembangunan.

Pentingnya Keterlibatan Masyarakat dalam Proses Pembangunan

Keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan sangat penting untuk memastikan bahwa proyek yang dilakukan tidak mengabaikan aspek lingkungan dan kesehatan publik. Masyarakat memiliki hak untuk mengetahui informasi terkait izin dan dampak dari pembangunan yang berlangsung di wilayah mereka.

Melalui dialog yang terbuka antara pihak pengusaha, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan dapat ditemukan solusi yang saling menguntungkan dan tidak merugikan pihak manapun. “Kami berharap ada perhatian dari pemerintah untuk mendengarkan suara kami dan melindungi lingkungan,” tutup Jasuma, mewakili harapan masyarakat Dusun II Beranti.

Langkah-Langkah yang Dapat Ditempuh untuk Mengatasi Masalah

Untuk mengatasi masalah yang muncul akibat pembangunan ternak ayam ini, beberapa langkah penting dapat diambil oleh pihak berwenang:

  • Melakukan pemeriksaan terhadap izin yang dimiliki oleh pengusaha ternak.
  • Mengadakan pertemuan antara pengusaha, pemerintah, dan masyarakat untuk membahas masalah ini.
  • Menyusun rencana mitigasi untuk mencegah pencemaran lingkungan.
  • Melibatkan lembaga lingkungan hidup untuk melakukan pemantauan.
  • Membuat kanal komunikasi yang efektif antara semua pihak terkait.

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan pembangunan ternak ayam dapat dilakukan dengan cara yang lebih bertanggung jawab dan tidak merugikan lingkungan serta kesehatan masyarakat. Penting bagi semua pihak untuk bekerja sama demi tercapainya pembangunan yang berkelanjutan.

Hingga berita ini disusun, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah desa maupun kecamatan mengenai status izin pembangunan kandang ayam tersebut. Situasi ini menambah ketidakpastian dan kekhawatiran di kalangan masyarakat yang berharap akan adanya tindakan cepat dan efektif dari pihak berwenang.

Related Articles

Back to top button

Metode slot online cerdas untuk ritme lebih stabil

Cara slot online terbaru dengan stabilitas lebih konsisten

Cleopatra Fortune hadiahkan bagi-bagi bonus thunder reward dengan kemenangan instan

Cleopatra Fortune hadiahkan bagi-bagi bonus thunder reward dengan fitur spesial

Alasan slot online dengan tema petualangan selalu masuk pencarian populer

Panduan memilih slot online dengan rtp tinggi dan fitur modern

Cara mendapatkan free spin gratis di slot online

Slot online terbaru dengan jackpot progresif yang sedang tren

Habanero betot bagi-bagi bonus aurora kuning dragon crystal dengan fitur memukau

Habanero bunyikan bagi-bagi bonus fortune lipat dragon crystal dengan fitur dinamis

Mengenal gates of olympus slot dewa zeus yang fenomenal

Cara memicu free spins di slot gates of olympus

Slot online modern hadirkan bagi-bagi bonus spin infinity dengan sensasi baru

Slot online modern sajikan bagi-bagi bonus spin festival dengan nuansa baru

Habanero sajikan bagi-bagi bonus aurora dragon crystal kutub dengan fitur cepat

Habanero berikan bagi-bagi bonus fortune dragon crystal bening dengan sensasi progresif

Memahami algoritma rng dalam permainan slot online

Cara mengatur ekspektasi saat bermain slot online

Tips menikmati permainan sebagai hiburan slot online

Pola permainan dalam perspektif teknologi slot online

Tips jitu slot online modern untuk performa bermain lebih stabil dan konsisten

Rahasia slot online modern untuk performa bermain optimal melalui data game

Memahami dinamika permainan modern slot online

Cara memanfaatkan data rtp secara bijak slot online

Trik slot online efisien agar performa lebih baik

Trik slot online logis agar kontrol lebih baik

Identifikasi pola algoritma dan strategi pemilihan slot online berdasarkan rekomendasi ai ilmiah

Implementasi pola strategi memilih slot online berdasarkan rekomendasi ai dan analisis algoritma

Rahasia slot online terbaru berbasis alur lebih terarah

Strategi slot online terarah berbasis pengelolaan lebih konsisten

Teknik slot online cerdas berbasis pengelolaan lebih baik

Teknik slot online praktis untuk konsistensi lebih stabil

Gates of Olympus siapkan bagi-bagi bonus fortune ox wealth dengan multiplier premium

Gates of Olympus sajikan bagi-bagi bonus simbol panda gold dengan kemenangan instan

Super scatter tawarkan bagi-bagi bonus mystic aurora scatter cahaya utara dengan sensasi elegan

Wild Bounty berikan bagi-bagi bonus zeus crystal rainbow kilat dengan sensasi memukau

Pragmatic Play sajikan bagi-bagi bonus golden rush dengan sensasi dinamis

PGSoft hadirkan bagi-bagi bonus jade lantern dengan putaran menarik

Super scatter barik bagi-bagi bonus fortune uang crystal mystic dengan rasa memukau

Starlight Princess tolak bagi-bagi bonus dragon terbang aurora thunder dengan kecepatan premium

Jalur emas mahjong ways 2 penuh kemenangan slot online

Scatter hitam terbaru bikin penasaran slot online

Perbandingan slot online dengan strategi efektif dan hasil optimal

Scatter hitam dan wild emas mahjong ways 2 slot online

Starlight Princess tawarkan bonus bintang eksklusif dengan sistem lebih modern

Slot online terpercaya dengan program bonus lebih konsisten

Strategi slot online dengan metode praktis dan performa terukur

Mahjong ways 2 penuh kejutan dan free spin slot online

Scatter hitam mahjong ways 2 bikin semangat main slot online

Taktik slot online dengan pendekatan terarah dan performa stabil

PGSoft tawarkan bonus eksklusif dengan sistem reward lebih fleksibel

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id

ejurnal.ppb.ac.id