media terpercayaPERISTIWAPeristiwa KebakaranPosmetro Medan

Tiga Rumah Hangus Terbakar, Kerugian Mencapai Ratusan Juta Rupiah

Kebakaran merupakan salah satu bencana yang dapat mengakibatkan kerugian besar, baik dari segi material maupun emosional bagi para korban. Pada Rabu sore, 25 Maret 2026, sekitar pukul 17.30 WIB, peristiwa naas ini terjadi di kawasan padat penduduk Jalan Mataram, Lingkungan V Wahidin, Kelurahan Berandan Barat, Kecamatan Babalan. Tiga rumah hangus terbakar dalam insiden tersebut, yang melibatkan upaya pemadaman yang cukup menantang dan mengakibatkan kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Detail Kebakaran dan Respons Awal

Kebakaran yang terjadi di kawasan ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun dampak finansial yang ditinggalkan sangatlah signifikan. Saksi mata, Benny Suhartono Panjaitan, mengungkapkan bahwa api pertama kali muncul dari rumah milik Erni Masaulina BR Panjaitan, seorang ibu berusia 50 tahun. Upaya warga setempat untuk memadamkan api secara manual berusaha dilakukan, namun sayangnya tidak berhasil menghentikan penyebaran api yang cepat.

Proses Pemadaman yang Menantang

Api baru dapat dipadamkan setelah empat unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dari berbagai instansi, termasuk Pemkab Langkat, Pertamina RU II, Pertagas, dan Pertamina EP P. Susu, tiba di lokasi kejadian. Proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih 1,5 jam, di mana petugas pemadam kebakaran berjuang keras melawan kobaran api yang ganas.

Kerugian Materi yang Diderita

Sebagai dampak dari kebakaran ini, tidak hanya rumah milik Erni yang hangus, tetapi juga dua rumah lainnya yang dimiliki oleh Benny Suhartono Panjaitan, 47 tahun, dan WS. Simanjuntak, 85 tahun, turut menjadi korban. Camat Babalan, H. Irham Effendi S.Ag., M.Si, menyatakan bahwa kerugian materi akibat kebakaran diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, suatu angka yang sangat mencolok dan mencerminkan besarnya dampak dari insiden ini.

Penyelidikan Sumber Kebakaran

Dalam upaya untuk memahami penyebab kebakaran yang merugikan banyak pihak ini, Sekretaris Kecamatan Babalan, Rahmi Nur Fadhlina SE, menjelaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung oleh pihak Polsek P. Brandan. Untuk menjaga keamanan dan kejelasan proses penyelidikan, petugas kepolisian telah memasang garis polisi di sekitar area yang terkena dampak kebakaran.

Upaya Masyarakat dan Pemerintah

Dalam situasi seperti ini, solidaritas masyarakat sangat penting. Warga setempat menunjukkan kepedulian dengan membantu satu sama lain, meskipun mereka juga berhadapan dengan rasa kehilangan yang mendalam akibat kerugian yang dialami tetangga mereka. Pemerintah daerah juga diharapkan dapat memberikan bantuan kepada para korban, baik dalam bentuk materi maupun rehabilitasi untuk memulihkan keadaan mereka.

  • Proses pemadaman memakan waktu 1,5 jam.
  • Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
  • Kebakaran melibatkan tiga rumah hangus terbakar.
  • Upaya manual oleh warga tidak berhasil menghentikan api.
  • Penyelidikan penyebab kebakaran sedang dilakukan oleh Polsek P. Brandan.

Pentingnya Kesadaran dan Pencegahan Kebakaran

Peristiwa kebakaran ini mengingatkan kita akan pentingnya kesadaran akan potensi bahaya kebakaran dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat perlu meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan kebakaran, seperti:

  • Memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman.
  • Menyimpan bahan mudah terbakar dengan benar.
  • Mengetahui cara menggunakan alat pemadam kebakaran.
  • Membuat rencana evakuasi dalam keluarga.
  • Mengikuti pelatihan tentang keselamatan kebakaran.

Kesimpulan

Kebakaran yang melanda Jalan Mataram di Kelurahan Berandan Barat adalah pengingat akan pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Dengan kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah, diharapkan dapat meminimalisir dampak dari kejadian serupa di masa depan, serta memberikan dukungan yang dibutuhkan oleh para korban untuk bangkit kembali.

Back to top button