PDI Perjuangan Berikan Bantuan kepada Korban Kebakaran Desa Kalimango, Kecamatan Alas

Musibah yang menimpa Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, baru-baru ini menjadi sorotan banyak pihak, terutama PDI Perjuangan. Kebakaran yang terjadi telah mengakibatkan 30 rumah warga terbakar, meninggalkan dampak mendalam bagi para korban yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda mereka.
PDI Perjuangan Tunjukkan Kepedulian Melalui Bantuan
Menunjukkan rasa empati dan solidaritas terhadap para korban, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa mengambil langkah nyata dengan menyalurkan bantuan berupa uang tunai. Bantuan ini merupakan inisiatif dari Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi NTB, H. Rahmad Hidayat, dengan total nilai mencapai Rp25.000.000. Langkah ini diharapkan dapat memberikan sedikit meringankan beban yang ditanggung oleh warga yang terdampak.
Pentingnya Bantuan untuk Meringankan Beban Korban
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si., menyatakan bahwa meskipun bantuan yang diberikan tidaklah besar, harapannya adalah dapat memberikan sedikit ketenangan bagi para korban. “Kami menyadari bahwa nilai bantuan ini mungkin tidak sebanding dengan kerugian yang dialami, namun kami ingin menunjukkan bahwa kami peduli dan siap membantu,” ungkapnya saat memberikan bantuan di lokasi kebakaran.
Salam Hormat dari Pimpinan DPD PDI Perjuangan NTB
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Rafiq juga menyampaikan salam hormat dari Ketua DPD PDI Perjuangan NTB kepada seluruh masyarakat yang terkena dampak kebakaran. Meskipun Ketua DPD tidak dapat hadir secara langsung, beliau mengungkapkan rasa duka yang mendalam dan solidaritas kepada para korban.
Apresiasi untuk Dukungan yang Diberikan
Abdul Rafiq juga tidak lupa untuk mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPD PDI Perjuangan NTB atas dukungan yang diberikan. Dukungan ini sangat berarti dalam upaya menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam situasi yang sulit seperti ini.
Harapan untuk Bantuan Tambahan dari DPP PDI Perjuangan
Lebih lanjut, Abdul Rafiq mengungkapkan bahwa Ketua DPD PDI Perjuangan NTB telah berkomunikasi dengan DPP PDI Perjuangan, khususnya melalui Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA). Dalam komunikasi tersebut, diharapkan akan ada tambahan bantuan yang dapat diberikan kepada warga yang terkena musibah di Desa Kalimango.
Pentingnya Dukungan Moral bagi Korban
Di akhir pernyataannya, Abdul Rafiq mengajak semua pihak untuk memberikan dukungan moral kepada para korban. Ia percaya bahwa doa dan dukungan dari masyarakat sangat penting dalam membantu mereka melewati masa-masa sulit ini. “Kami berharap para korban dapat tetap sabar dan kuat menghadapi cobaan ini. Semoga ada hikmah di balik musibah yang terjadi,” tuturnya.
Situasi Kebakaran di Kabupaten Sumbawa
Abdul Rafiq menyatakan keprihatinan atas insiden kebakaran yang terjadi di Kabupaten Sumbawa. Dalam bulan ini saja, tercatat tiga kali musibah kebakaran yang mengakibatkan total sekitar 34 rumah warga terdampak. Dua kejadian terjadi di Kecamatan Alas, sementara satu kejadian lainnya di Kecamatan Moyo Hilir.
Pemerintah Daerah Mengambil Langkah Strategis
Menurut Abdul Rafiq, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa, di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, telah memikirkan langkah-langkah strategis untuk membantu para korban. Ia yakin bahwa pemerintah memiliki rencana untuk membangun kembali rumah-rumah yang terbakar, sehingga para warga dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak.
Skema Pembiayaan untuk Rumah Korban Kebakaran
Abdul Rafiq juga menjelaskan bahwa pembangunan kembali rumah bagi para korban dapat dilakukan melalui skema Belanja Tidak Terduga (BTT) yang bersumber dari APBD Kabupaten Sumbawa. Selain itu, ada kemungkinan untuk berbagi anggaran dengan Pemerintah Provinsi NTB agar dukungan pembiayaan dapat lebih optimal.
Pola Sharing Anggaran untuk Meningkatkan Kualitas
Untuk memastikan kualitas rumah yang dibangun, Abdul Rafiq menambahkan bahwa skema pembiayaan juga dapat melibatkan Baznas Kabupaten Sumbawa. Pelaksanaannya akan disesuaikan dengan regulasi yang berlaku, sehingga tetap akuntabel dan tepat sasaran.
Perkiraan Anggaran Pembangunan Rumah
Menurutnya, untuk membangun rumah layak huni bagi para korban, anggaran minimal sekitar Rp50 juta per rumah dianggap cukup ideal. “Kami berharap skema ini dapat diperkuat dengan dukungan anggaran dari berbagai pihak agar kualitas rumah yang dibangun benar-benar maksimal dan layak dihuni,” ujarnya.
Pentingnya Penanggulangan Kebakaran di Kecamatan Alas
Abdul Rafiq juga menekankan perlunya perhatian yang lebih besar dari pemerintah daerah terhadap sarana penanggulangan kebakaran di Kecamatan Alas. Ia mengusulkan agar ada penambahan unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) yang memadai di wilayah tersebut, mengingat tingginya frekuensi kebakaran yang terjadi.
Harapan untuk Respon yang Lebih Cepat
“Kami berharap adanya penambahan unit Damkar yang layak di Kecamatan Alas agar respon terhadap kejadian kebakaran bisa lebih cepat dan potensi kerugian dapat diminimalisir,” tutupnya dengan penuh harapan.
Ajakan untuk Gotong Royong Masyarakat
Di akhir pernyataannya, Abdul Rafiq mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergotong royong membantu para korban kebakaran. Baik melalui dukungan moral maupun bantuan lainnya, semua kontribusi sangat berarti agar mereka dapat segera bangkit dari musibah yang dialami.


